Sejarah Dan Manfaat Tanaman Porang

Pohon Porang

Pada kesempatan ini, kita akan menyajikan informasi penting tentang sejaran dan manfaat tanaman porang untuk keperluan hidup manusia. Sebelumnya, jika nanti ada pertanyaan atau info tambahan tentang tema ini, silahkan tuliskan di kolom komentar bagian bawah yaa..

Menganal Tanaman Porang

Tanaman Umbi Porang memiliki nama ilmiah Amorphophallus muelleri BI. Tanaman ini penghasil umbi yang dapat di jadikan bahan makanan, anggota Amorphophallus. meskipun masih tampak kemiripan penampilan serta manfaatnya dengan suweg ataupun walur, iles-iles sering kali dirancukan dengan kedua tanaman tersebut.

Sejarah Tanaman Porang

Tanaman porang ditemukan mulai dari Kepulauan Andaman, India, kemudian menyebar ke arah Timur melalui Myanmar masuk ke Thailand dan ke Indonesia.

Konon, sejak zaman penjajahan Belanda, Perusahaan dagang dari Belanda juga mencari umbi ini untuk diangkut ke negaranya.

Pohon porang bisa tumbuh sembarang tempat seperti di pinggir hutan, bawah rumpun bambu, tepi-tepi sungai, semak belukar, serta di bawah aneka ragam naungan.

Porang lebih suka tumbuh di termpat yang ternaungi (adem), Tanaman ini tumbuh dari dataran rendah sampai 1000 m di atas permukaan laut, dengan suhu antara 25-35 °C, sedangkan curah hujannya antara 300–500 mm per bulan selama periode pertumbuhan.

Pada suhu di atas 35 °C daun tanaman bisa layu dan kering, sedangkan pada suhu rendah tanaman ini mengalami dormansi. Iles-iles tumbuh tersebar di hutan-hutan atau di pekarangan-pekarangan.

Manfaat Tanaaman Porang

Porang juga memiliki khasiat yang khususnya bidang industri dan kesehatan, karena umbi porang mengandung glukomannan.

Tepung dari porang dapat digunakan sebagai bahan lem, agar-agar, mi, tahu, kosmetik, dan roti.

Tepung ini juga bermanfaat menekan peningkatan kadar glukosa darah sekaligus mengurangi kadar kolesterol serum darah yaitu makanan yang memiliki indeks glikemik rendah dan memiliki sifat fungsional hipoglikemik dan hipokolesterolemik.

Mengkonsumi porang bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit seperti kanker usus besar, divertikular, kardiovaskular, kegemukan, kolesterol tinggi dalam darah, dan kencing manis.

bibit porang katak

Budidaya Tanaman Porang

Berbicara soal porang, sebenarnya penanaman porang untuk dibudidayakan bukanlah hal yang baru. Hanya saja memang masih sedikit orang yang tahu karena khasiat serta pasarnya yang masih belum jelas.

Tetapi, belakangan porang begitu populer terlebih ketika heboh pemberitaan media tentang seorang mantan pemulung asal Jawa Timur yang sukses menjadi milyarder berkat jual bibit porang, budidaya dan pemasaran umbi porang.

Sekarang, porang memang memiliki pasar yang cukup berkelas, tanaman ini memiliki harga yang cukup mahal dengan perawatan yang cukup mudah. Tak heran jika kini banyak petani di daerah Jawa Timur mulai banting stir menjadi petani porang.

Porang bisa tumbuh dimana saja khususnya di daerah yang cukup teduh, saya pun sering melihat tanaman ini tumbuh liar di bawah rerimbunan pohon bambu.

Saat ini keberadaan porang di alam liar semakin berkurang karena sudah banyak yang tau tentang khasiat serta harganya yang cukup mahal. Harga umbi porang basah berkisar antara 2500 – 3000 perkilo.

Padahal setiap kali panen, umbi porang memiliki bobot sekitar 5-10 kg. Bisa dibayangkan jika kita menanam 100 porang? Perawatan porang juga sangat mudah, tanaman ini bisa ditanam secara tumpang sari di bawah pohon..

Demikian artikel tentang sejarah tanaman porang dan manfaatnya untuk kehidupan manusia. .